Setiap selesai latihan malam hari kami selalu menyempatkan diri untuk mampir dan sekedar minum kopi di tempat ini. Tepatnya di sebelah barat ISI Solo. kami biasa nongkrong sampai jam dua pagi untuk sekedar berkeluh kesah dan bercanda tawa tentang apa yang baru saja kita kerjakan. Evaluasi sepertinya menjadi kata yang sangat formal jika itu yang dipakai dalam acara ini.
Racikan kopi jawa timurannya sungguh enak kalo di srutup. sambil menghisap sebatang rokok kami bisa berjam-jam duduk di sini.
Apalagi harganya yang murah sangat pas sekali dengan kantong tipis kami. Hanya Rp.1000,- kita bisa menikmati hangatnya kopi. Hampir tak terasa kan jika kita bandingkan dengan kita parkir motor di Mall.
Jika temen-temen ke TBS atau ISI atau ke UNS mari kita rehat sebentar dengan menikmati sruputan kopi hangat dan hisapan sebatang rokok.
Anak Angin melompat dari kenistaan
Hinggap di jantung Trijata perawan dari savanah
Hanya rumput sanggup menerima angin
Anak angin mengunyah kabut nurani
Sedu sedan Sinta mengiris hati yang membatu
Mengapa cinta tak bernama cinta
Tak ada apapun dalam rimba
Hanya anak angin mengaji alif lam mim
Menggantikan matahari yang membekukan hati
Langganan:
Postingan (Atom)